Wednesday, September 7, 2011
Kisah Anjing Memangsa Majikan Andre Lumboga di Batam
Thursday, August 18, 2011
video rekaman perjalanan tim penjemput membawa Muhammad Nazaruddin dari Kolombia ke Indonesia diputar KPK
Sepanjang itu, memang tak terlihat adanya indikasi penekanan atau intimidasi terhadap Nazaruddin. Nazar terlihat santai selama perjalanan.
Ia sempat tertidur di sofa pesawat. Nazar baru dikenakan jaket antipeluru saat pesawat tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma. Setelah itu Nazar pun dibawa polisi ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, untuk ditahan di rumah tahanan. Dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (18/8), Ketua KPK Busyro Muqqodas menegaskan, dengan dirilisnya gambar dan video pemulangan Nazaruddin, opini-opini yang menyesatkan bahwa ada penekanan selama perjalanan, akan terjawab secara jelas kepada masyarakat.
"Jangan sampai mereka (masyarakat) kemudian tersesat oleh opini-opini yang tidak benar. Akhirnya merugikan gerakan-gerakan yang legal dalam rangka melakukan perlawanan terhadap korupsi yang semakin sistemik, semakin struktural dan semakin banyak aktor-aktornya," jelas Busyro.
"Silakan nanti menilai paparan fakta ini. Tapi sampai kapanpun perkara ini kami proses di kantor KPK, tapi sekali lagi kami menegaskan bahwa kami cukup percaya diri, kami cukup enjoy untuk mengemban amanat membongkar kasus dugaan korupsi Sesmenpora dan lain-lain berbasis fakta," tambah Busyro.
Monday, August 1, 2011
Isi Pernyataan Marzuki Alie tentang pembubaran KPK dan memaafkan koruptor
Wednesday, July 6, 2011
Kronlogis penculikan Widi 'Vierra'
Monday, June 27, 2011
Kontroversi Walikota Bogor Diani Budiarto berpoligami menikah ke 4 dengan gadis usia 19 Tahun
Friday, June 24, 2011
Fenomena Facebook dalam Qur'an
Wednesday, June 1, 2011
Isi kutipan testimoni muhammad nazaruddin di blog http://nazaruddin78.blogspot.com
Berikut ini isi kutipan ‘testimoni muhammad nazaruddin’ yang beralamatkan http://nazaruddin78.blogspot.com ber judul ‘Bertepuk Tanganlah Partai Lain (Testimoni 1)’ tertanggal Senin, 30 Mei 2011.
Bertepuk Tanganlah Partai Lain (Testimoni 1)
Saya Muhammad Nazaruddin, Anggota DPR RI Komisi VII, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, saat ini masih menjabat Benhadara Fraksi Partai Demokrat. Saya bukanlah penulis, namun pembusukan karakter terhadap diri saya belakangan yang tak berkira membuat saya memanfaatkan media sosial menuliskan testimoni.
Dalam testimoni pertama ini, ingin saya tegaskan bahwa apa yang menimpa Partai Demokrat hari ini, telah membuat partai lain bersorak. Merekalah sesungguhnya diuntungkan.
Teriakan pertama meraka bisa jadi: rasain Partai Demokrat.
Dalam gurauan sesama anggota DPR RI, saya pernah mendengar selentingan, jika ingin menghancurkan partai, maka bidiklah Bendahara Umumnya.
Maka tak berlebihan setelah saya mengalami tudingan bertubi-tubi, menjadi terang benderang bahwa segalanya ini memang menjadi sebuah skenario yang sudah direncanakan.
Skenario pertama: memojokkan diri saya dituding memperkosa SPG. Perihal ini secara hukum tidak terbukti. Bagaiman saya memperkosa bila kamar yang saya tempati ketika Munas Partai Demokrat, juga diisi oleh staf saya, dan ruang rapatnya menjadi bagian pertemuan informal meeting-meeting Munas. Indikasi mengirim SPG ke kamar saya menawarkan jasa, sudah menjadi sebuah skenario karangan cerita, pada 2010 lalu.
Lepas dari tudingan memperkosa, ada momentum menghajar saya bermasalah di bisnis batubara. Sementara keterlibatan saya hanya memediasi seseorang yang butuh modal kerja ke sosok pemilik modal yang ingin mengusahakan uangnya bergulir dalam jangka pendek. Begitu pihak yang ditolong tak mampu mengembalikan uang, nama saya dibawa-bawa. Bukankah sosok yang bermsalah tidak perfom yang harus diusut? Jsuteru akses dan kepercayaan saya menjadi rusak di mata relasi.
Berikut kasus Sesmenpora, sebagaimana sudah saya sampaikan, hukum bisa membuktikan apakah benar saya menjadi bagian: bukankah Kementrian Negara Olahraga itu bisa diusut oleh KPK siapa dalang dan pelaku penyogokan, biarlah ranah hukum yang membuktikan.
Sedangkan isu pengembalian uang oleh Sekjen MK, perihal ini isapan jempol belaka. Sebagaimana hari ini pukul 17 saya sampaikan kepada pemirsa Metro TV, bahkan saya dikonfrontir dengan Sekjen MK, saya sampaikan apakah masuk akal pengembalian uang ke Satpam, lalu uang dihitung dan Satpam diam saja. Padahal di tanggal dan jam yangd imaksud saya ada di dalam rumah. Logikanya Stapam manapun pasti memberi tahu majikan ada uang besar diantar.
Bagi saya Mahfud MD dan Sekjen MK, telah melakukan pembohongan publik. Mereka membuat skenario perusakan nama baik saya. Karenanya saya katakan saya akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
Dan berikutnya hal yang tak masuk akal, pencekalan terhadap diri saya, yang masih anggota DPR-RI aktif dengan begitu cepat, tanpa proses hukum, tak pelak lagi sebagai puncak benang merah bagian skenario penghancuran kredibilitas saya.
Maka dengan singkat saya katakan bahwa semua isapan jempol ini sudah menjadi bagian perusakan dan penghancuran Partai Demokrat melalui cara menembak secara amat kasar dan keji diri saya.
Oleh sebab itu dalam waktu dekat saya akan membuka diri; termasuk melakukan live chatting dengan semua komunitas online, media alternatif di Indonesia, untuk menyampaikan apa yang sesungguhnya terjadi dari sudut pandang saya.
Akhir kata, goresan tulisan ini bukanlah sebuah pembelaan. tetapi sebagai sebuah catatan, yang layak dan wajar saya tuliskan. Khususnya kepada media yang bekerja profesional, saya hanya bisa menghimbau verifikasilah semua ini, agar publik tidak dibodohi, agar publik juga paham apa yang disebut sebuah fakta kebenaran.
(bersambung ke testimoni berikutnya)
Monday, May 30, 2011
Isi Pidato presiden SBY tentang SMS Fitnah
Berikut ini Isi Pidato Lengkap presiden SBY menanggapi tentang sms fitnah termasuk menanggapi kasus SMS Nazaruddin. Semoga rakyat bisa memahami apa yang dirasakan Presiden kita ini, karena presiden juga manusia. berikut kutipan Pidato Presiden SBY yang dikutip dari Mediaindonesia.com
“Saudara-saudara, selama dua hari libur hari Sabtu dan Minggu, saya menerima tamu dan bertemu dengan banyak sahabat. Kita bicarakan banyak hal termasuk yang beredar di masyarakat, berkaitan dengan pemberitaan yang tidak jelas sumbernya, mengandung fitnah yang sangat keterlaluan.
Kalau bicara fitnah, banyak orang negeri ini yang menjadi korban, saya salah satunya. Selama mengemban amanah lebih dari enam tahun melalui pemilu yang sah dan demokratis, saya kira ratusan fitnah datang kepada saya. Selama ini saya memilih diam. Saya biarkan dan saya terus bekerja. Satu kali dua kali manakala fitnah itu sungguh keterlaluan, maka demi nama baik demi kebenaran dan keadilan dan merupakan hak saya untuk memberi penjelasan.
Banyak saudara-saudara kita di negeri ini yang juga sering jadi korban fitnah. Tapi mereka tidak berdaya, tidak bisa bicara dan tidak punya ruang untuk menyampaikan luka dan sakit hatinya. Mudah-mudahan yang saya sampaikan ini bisa mewakili mereka yang selama ini menjadi korban fitnah dari mereka yang kurang beradab.
Saudara, sebagai WNI dan kepala negara, saya sedih dan prihatin jika ada saudara kita memiliki perilaku menyebar fitnah tanpa beban apapun, tidak pernah merasakan seperti apa orang yang diserang dengan fitnah itu. Tadinya saya berharap dengan teknologi informasi yang berkembang seperti SMS, Twitter, BB dan semua jenis media online itu bisa mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukan justru media online yang tidak ksatria, menyebarkan fitnah dan pembunuhan karakter, caci maki,terhadap siapapun. Bukan cuma saya, tapi siapapun yang jadi korban penggunaan teknologi informasi dewasa ini.
Saudara, apa yang saya ketahui, fitnah yang dilemparkan oleh seseorang dari tempat gelap dari hati yang gelap, sungguh keterlaluan. Saya katakan dengan bahasa terang, mereka tidak bertanggung jawab, tidak ksatria, pengecut. Sungguh menghina pribadi saya, karena tidak menampakkan dirinya dan tidak berani bertanggungjawab terhadap apa yang mereka katakan.
Janganlah terus menerus menyebarkan racun fitnah. Muncullah secara ksatria, mari kita berhadapan demi hukum dan keadilan. Fitnah itu 1000 persen tidak mengandung kebenaran. Disebarluaskan fitnah, katanya ada megaskandal, Bank Century. Disebutkan tindakan saya yang tidak terpuji. Ada lagi dikatakan PD punya tabungan Rp47 triliun dan Demokrat harus menjelaskan. Terbalik logikanya. Dia yang menuduh dia, yang membuktikan.
Oleh karena itu biar terang benderang di mata rakyat, jangan lakukan sesuatu dengan sembunyi melalui apa yang beredar sekarang ini. Zaman dahulu dengan alasan demokrasi belum mekar, belum ada kebebasan berbicara. Barangkali kekuasaan negara bisa ambil tindakan. Bisa jadi orang takut menyampaikan sesuatu secara terbuka. Tapi sekarang ini tersedia media massa yang mendiskreditkan di antara kita. Ada tersedia dan sah. Silahkan saja, itu bagian dari kebebasan berbicara.
Saya tidak bisa menerima jika cara seperti itu berlangsung di negeri kita. Saya menyeru supaya tidak diteruskan. Saya juga menyeru mereka yang difitnah untuk menggunakan haknya. Dijamin di negara kita yang menjunjung demokrasi dan hukum secara bersamaan. Saya tahu dalam keadaaan apapun biasanya selalu ada pembonceng, penumpang gelap. Ini selalu menimbulkan komplikasi dan masalah.
Saya ingin menyeru pada masyarakat Indonesia, janganlah negeri ini jadi tanah dan lautan fitnah, tidak akan mencerdaskan bangsa. Marilah kita menjadi bangsa yang benar-benar beradab, civilized. Justru saat ini kita harus menyatukan langkah untuk bekerja bersama meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Saya juga ingatkan, muncul situasi sekarang ini kegiatan mengadu domba satu sama lain. Mari kita aware satu sama lain. Saya juga imbau media massa, yang punya peran sangat luhur juga, ariflah.
Bayangkan kalau sebuah sumber yang sangat tidak jelas diangkat menjadi sumber berita. Rakyat kita ini dapat apa. Mestinya kita bersyukur ketika negeri kita saat ini memiliki momentum, telah melalui masa gelap. Jangan kita merugi, energi kita habis untuk menghadapi hal-hal seperti ini. Kehidupan yang bermoral, beretika, beradab, segalanya dipertanggungjawabkan secara ksatria, tidak pengecut.”
Isi SMS 'Nazaruddin' yang dianggap fitnah
Kasus SMS 'Nazaruddin' yang membuat heboh dikalangan petinggi partai demokrat semakin membuat rakyat bingung, namun sebanarnya apa isi SMS 'Nazaruddin' tersebut yang dianggap sms gelap dan merupakan fitnah. Berikut isi SMS 'Nazaruddin' yang dikutip dari detik.com
"Demi Allah, saya M Nazaruddin telah dijebak, dikorbankan, dan difitnah. Karakter, karier, masa depan saya dihancurkan. Dari Singapore saya akan membalas..."
Isi SMS itu juga mengungkap tudingan-tudingan terhadap SBY dan politisi-politisi PD. Di antaranya adalah Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Nama Daniel Sparinga juga turut disebut.
Nazaruddin sudah membantah telah mengirim SMS ancaman tersebut. "Ini fitnah, enggak benar sama sekali," kata Nazaruddin saat dihubungi.
Sebagai rakyat saya hanya berharap dan berdoa semoga kasus ini segera selesai sehingga Peresiden bisa konsen mengurusi kehidupan kesejahteraan rakyatnya.
Kasus SMS 'Nazaruddin' analisa dan cara membuat
Kasus SMS 'Nazaruddin' Saat ini membuat heboh Publik Indonesia bahkan Presiden SBY dibuat geram dengan SMS ini. Namun sebenarnya bagaimana cara membuat SMS gelap seperti kasus SMS 'Nazaruddin' ini. Seperti diketahui, ancaman dari orang yang mengaku-ngaku sebagai Nazaruddin menyebar lewat SMS dan BlackBerry messenger (BBM) sejak Sabtu (28/5/2011). Pesan SMS disebar dari nomor +6584393907. berikut anaisa tentang Kasus SMS 'Nazaruddin' dari pakar telematika Abimanyu 'Abah' Wachjoewidajat.
1. Mungkin saja itu benar dikirim dari nomor MSISDN (ponsel) pasca bayar lalu pemiliknya segera unsubscribe, namun ini mudah terlacak.
2. Mungkin dari pra bayar (beli di Singapura) lalu tidak dipakai lagi. Jadi hanya dihidupkan hanya saat akan dipakai.
3. Mungkin dari komputer di Indonesia, menggunakan jasa SMS Masking yang kemudian diubah data pengirimnya sehingga seolah dari nomor Singapura.
Cara nomor 2 dan 3 mungkin dilakukan, tetapi yang paling mudah serta murah adalah yang ke-3. Sebab secara teknologi siapapun bisa menggunakan layanan bulk SMS lalu mengirim SMS seakan dari nomor tertentu (fake SMS).
Cara ini bisa dilakukan dengan komputer atau dari ponsel sekalipun serta darimanapun karena berbasis web. Walau begitu bagi orang awam tentu sulit melacak ini tapi secara telematika itu bisa dilakukan, yang diperlukan adalah otorisasi dari yang berwajib untuk melakukan ini.
"Selain itu bila cara ini sebenarnya adalah trik di luar pihak Nazaruddin maka saya yakini cara tersebut sangat mujarab untuk memancing yang bersangkutan tampil kembali di Indonesia," lanjutnya.
Abah pun berandai-andai apabila server BlackBerry berada di Indonesia, maka kejadian hilangnya Nazaruddin ini bukan jadi masalah dan segala komunikasinya tetap terpantau. Namun ini tentu akan banyak mengalami ganjalan juga karena anggota DPR lainnya berarti juga mudah termonitor.
Cara lain adalah memantau keluarga (anak/istri) Nazaruddin. Dengan melihat CDR (Call Detail Record) maka bisa ketahuan siapa yang sering dihubungi, bila ada nomor-nomor identik kemungkinan nomor tersebut adalah milik Nazaruddin. Begitupun email dan lainnya.
"Pada prinsipnya secara telematika semua pelacakan masih mungkin dilakukan hanya tinggal membutuhkan serious goodwill dari pihak yang bersangkutan untuk melakukan pelacakan," pungkas Abah.
Sunday, May 8, 2011
Black Box kotak hitam Merpati di temukan Teluk Kaimana, Papua Barat
Black Box kotak hitam Merpati di temukan Teluk Kaimana, Papua Barat. Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Wachyono bahwa Black Box kotak hitam Merpati airlines Ditemukan pada pukul 16.00 WIT di 500 meter dari landasan. Kondisi kotak hitam utuh dan ditemukan di kedalaman 12 meter, Teluk Kaimana, Papua Barat. Menurut Wachyono, kondisi kotak hitam masih utuh. "Pada kedalaman 12 m, kondisi utuh," imbuh dia.
Tiga sanksi hukuman kepada Citibank unit Indonesia.
Setelah kasus perbankan yang menghebohkan oleh CitiBank yaitu pengeleapan dana nasabah oleh melinda Dee, kasus tewasnya nasabah kartu kredit di tangan jasa penagih utang atau dept collector masyarakat menunggu keadilan ditegakan terutama oleh BI, sangsui atau hukuman apakah yang akan diberikan kepada CitiBank? Berikut ini tiga sanksi hukuman yang diberikan oleh Bank Indonesia kepada Citibank unit Indonesia.Sanksi pertama berupa larangan menjaring nasabah kaya dari Citigold selama satu tahun. Sanksi kedua berupa larangan penerbitan semua jenis kartu kredit selama dua tahun. "Sanksi ketiga, bank juga dilarang menggunakan jasa penagih utang atau debt collector selama dua tahun," ujar Deputi Gubernur BI Budi Rochadi.
Saturday, April 23, 2011
Foto Peppi Piona dikira Pepi Fernando tersangka otak teror bom buku dan juga bom pipa di Serpong
Peppi Piona memprotes Metro TV yang telah menayangkan fotonya sebagai Pepi Fernando. Seperti diketahui Foto Peppi Piona ditayangkam oleh Metro TV dikira Pepi Fernando tersangka otak dari serangkaian aksi teror bom buku dan juga bom pipa di Serpong. Lalu siapakah sebenarnya Peppi Piona dan Pepi Fernando. Profil Peppi Piona dan profil Pepi Fernando hampir memiliki kesamaan profesi. Peppi Piona berprofesi sebagai seorang sutradara sedangkan Pepi Fernando yang juga pernah disebut sebagai sutradara film dokumenter.


